Jelaga Cinta
Mihrob cinta berpayung awan
Temaram nada syahdu merdu terdengar,
Haru akan kasih sayangNYA yang tiada terhitung...
Syukur atas nikmat yang tak pernah mampu di ukur..
Bahagia dan lara silih berganti
mewarnai cerita perjalanan yang seperti tak berujung...
di mana tujuannya...
ke mana arahnya...
Melangkah,
dan melangkah saja,
mengikuti semilir angin yang meniup dedaunan...
terbang,
dan terbang saja,
seperti induk burung yang mencari mangsa
bagi anaknya
Pilu Mulai meradang,
isak pun tertahan,
menatap betapa hitam jelaga di mihrob itu....
Cinta,
ya...cinta...!
untuk siapa ?
kepada siapa...?Betapa pun DIA sang Maha Cinta
terus saja mengalirkan cinta NYA
Ramadhan jangan berlalu,
biar ku seka dulu jelaga itu...
- 8Ramadhan1442H-
Komentar
Posting Komentar