Puisi Ramadhan

 "Jangan Pergi"

Rinai hujan mengiri isakku dalam diam

Perlahan ku seka jelaga dalam setiap ruang...

waktu yang dihiasi butiran tasbih melaju,

bersegera mencapai akhirnya

Malam yang syahdu berhias kalamNya seringkali terlewati begitu saja...


Oo ,

jelaga itu terlalu tebal...

beri waktu lebih lama agar tak ada lagi

yang tersisa...


Ramadhan,

jangan pergi dulu..

aku masih merindu mu,

masih ingin menikmati hangatnya dekapanmu,

indahnya tersungkur dsajadah itu...

             -diujungRamadhan,10Mei21-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Luka

Rasa