Rasa

 

Cukup...!

rasa yang tak terperi

mewakilkan apa pun,

yang terlukis,

yang tersaji,

yang membumi,

yang melukai....

biarlah....!

marah,

sedih,

kecewa,

bahagia,

luka,

dan rindu...

berpendar di ruang waktu...

                    -dalam dekap malam jakarta, 14Agustus20-



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Luka

Puisi Ramadhan